3 Tips Mencegah Kulit Belang Akibat Kelamaan Berjemur

Penyebab Kulit Belang dan Cara Mengatasinya - Alodokter

RAJAIDR – Berjemur sangat dianjurkan untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh, terlebih di tengah pandemi COVID-19. Namun hati-hati, berjemur telalu lama bisa menyebabkan kulit tampak belang.

Belang pada kulit usai berjemur terjadi karena tidak semua bagian tubuh terpapar sinar matahari. Sebagian area tubuh yang tertutup pakaian misalnya, akan lebih terlindungi dari risiko kerusakan.

Menurut dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK(K) dari DNI Skin Centre, kulit belang akibat berjemur umumnya tidak berbahaya. Belang tersebut lama kelamaan akan hilang dengan sendirinya.

“Tetapi jika setelah berjemur matahari lalu muncul gejala seperti kulit kemerahan, muncul lepuhan maka dapat berbahaya karena dapat menyebabkan dehidrasi dan infeksi kulit,” jelasnya kepada detikcom, Minggu (1/8/2021).

Butuh berapa lama untuk menghilangkan ‘belang’ pada kulit akibat berjemur?

Menurut dr Darma, lamanya belang memudar bergantung pada warna kulit. Pada kulit putih biasanya hilang lebih cepat sedangkan pada kulit gelap biasanya butuh waktu berminggu-minggu.

Berikut 3 tips yang bisa membantu menghilangkan ‘belang’ karena berjemur.

1. Mendinginkan kulit

Sebagai langkah awal, cobalah untuk mandi dingin atau air suhu ruangan selama 10 sampai 20 menit.

“Suhu akan meringankan rasa sakit dan air akan menghentikan kulit iritasi. Lakukan secara lembut dengan megalirkan air karena jika diguyur kulit akan sakit,” paparnya pada detikcom, Minggu (1/8/2021).

Jangan pula menggosok kulit kering dengan handuk. Tetapi ditepuk handuk di atas kulit dengan gerakan lembut.

2. Gunakan pelembab

Gunakan pelembap yang mengandung aloe vera. Selain itu juga dapat dilakukan tindakan langsung ke dokter spesialis kulit.

Penanganan yang dapat dilakukan seperti penggunaan krim whitening, infus whitening, body peeling, dan laser.

3. Selalu lindungi kulit yang terpapar sinar matahari jika pergi ke luar rumah

Aspek yang paling penting dari perawatan kulit ini adalah menghindari paparan sinar matahari saat penyembuhan dan mencegah terjadinya keadaan yang lebih buruk. Misalnya dengan menggunakan tabir surya .

“Gunakan tabir surya rutin pada pagi dan siang hari. Gunakan yang SPF 30 untuk UVA dan UVB. Selain itu juga penting menggunakan proteksi fisik seperti payung, baju yang tertutup,” tutupnya.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *