4 Fitur Keamanan yang Wajib Ada di Mobil Baru

RAJAIDR – Berkembangnya teknologi tidak menutup kemungkinan tidak berkembangnya fitur-fitur keamanan dalam sebuah kendaraan, karena airbags dan sabuk pengaman saja sekarang tidak cukup untuk melindungi sang pengendara.

1. Autonomous Emergency Braking (AEB)

Kewaspadaan dalam berlalu lintas menjadi tugas pengemudi. Namun, kita tetap bisa kecolongan walau sebentar, seperti ketika mengecek lajur lain di kanan-kiri mobil. Di sinilah AEB bisa membantu memantau jalanan.

Teknologi AEB menggunakan sensor yang berada di bagian depan mobil untuk secara cerdas mendeteksi lalu lintas di depan.

Misalnya mobil di depanmu berhenti, tapi kamu belum mengerem dengan optimal untuk mencegah tabrakan, maka teknologi AEB akan mengambil alih dan otomatis memperlambat mobil.

Beberapa sistem AEB bahkan dapat mendeteksi pejalan kaki dan pesepeda. Teknologi AEB ini salah satu disematkan pada mobil Wuling Victory.

2. Electronic Stability Control (ESC)

Teknologi ESC biasanya memiliki nama-nama yang berbeda di setiap brand, di antaranya adalah Vehicle Stability Control dan Active Stability Control.

Meskipun nama-namanya berbeda dan membawa twist yang sedikit berbeda, tetapi tujuannya sama-sama menjaga keseimbangan mobil ketika oversteering, understeering atau ketika mobil tiba-tiba belok.

Tidak hanya itu, ESC juga membantu dengan traksi setiap kali mobil berakselerasi di permukaan jalan yang buruk. Dengan demikian, ESC adalah salah satu fitur yang bisa mencegah terjadinya kecelakaan.

Mobil yang sudah dilengkapi dengan teknologi ini salah satunya adalah Toyota Corolla Cross yang belum lama ini masuk ke indonesia.

3. Rear Cross Traffic Alert

Teknologi Rear Cross Traffic Alert kini penerapannya mulai meluas. Fungsinya pada mobil adalah untuk memperingatkan pengemudi akan lalu lintas di belakang mobil. Sistem ini bekerja berkat kamera di belakang mobil dan sensor parkir mundur yang ada.

Sistem akan memantau lalu lintas di belakang dan samping mobil untuk kemudian memberikan peringatan ketika ada mobil yang mendekat dari sisi-sisi tersebut.

Teknologi ini akan membantu pengemudi, khususnya yang banyak wara-wiri di jalan sibuk. Menjadi tantangan sendiri untuk mundur keluar dari spot parkir ke jalanan yang sibuk di belakang kita.

Namun, dengan Rear Cross Traffic Alert, pengemudi tidak perlu terlalu kerja keras menebak-nebak apakah akan ada motor yang tiba-tiba lewat tanpa kita ketahui.

Teknologi Rear Cross Traffic salah satunya disematkan di mobil Morris Garage (MG) yang juga baru rilis di tanah air, yaitu MG HS.

4. Blind Spot Monitoring

Banyak kecelakaan terjadi karena pemobil tidak melihat kendaraan lain di area blind spot atau poin-poin di bagian samping atau belakang mobil yang tidak terpantau kaca spion.

Teknologi Blind Spot Monitoring secara virtual membantu pengemudi mengawasi kendaraan atau objek lain yang ‘bersembunyi’ di blind spot.

Masalah ini biasanya dirasakan mobil SUV berbadan besar dengan ukuran jendela yang kurang memadai untuk mendeteksi kendaraan lain di bagian belakang atau samping.

Blind Spot Monitoring akan membunyikan alarm jika pengemudi mengaktifkan indikator untuk bergabung ke jalur yang sudah ditempati oleh kendaraan lain.

Teknologi Blind Spot Monitoring salah satunya ada di mobil Toyota Corolla Altis.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *