5 Menu Fast Food Yang Harus Dihindari Saat Diet!

Healthy' fast food chains not living up to their claims

RAJAIDR – Diet dilakukan salah satunya untuk turunkan berat badan. Selain konsumsi makanan sehat pelaku diet harus menghindari 5 menu fast food ini.

Tubuh langsing idaman bisa didapatkan dengan cara diet. Tentu saja harus menjaga pola makan sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan rendah kalori.

Kalau ingin berat badan cepat turun, sebaiknya menghindari konsumsi makanan cepat saji atau fast food. Dilansir dari Eat This (26/6), ada beberapa menu fast food yang bisa membuat berat badan sulit turun.
Berikut 5 menu fast food yang harus dihindari saat diet.

1. Menu Sarapan

10 Menu Sarapan McDonald's dari Berbagai Dunia, Sudah Pernah Coba?

Banyak gerai restoran cepat saji yang menawarkan menu sarapan praktis. Seperti halnya yang dilakukan McDonald’s. Gerai ini menawarkan menu sarapan berupa hash browns, egg muffin, tortilla wraps, dan lainnya.

Menu ini memang terlihat praktis untuk disantap dan kamu juga tidak perlu repot memasaknya. Namun, kamu harus berhati-hati saat memesan menu sarapan ini apalagi saat sedang diet. Karena, menu sarapan cepat saji biasanya mengandung kalori yang tinggi.

Ginger Hultin seorang ahli diet mengatakan, “Beraga restoran cepat saji menawarkan menu seperti telur daging, muffin, biskuit atau kentang, tapi menu-menu itu biasanya tinggi kalori. Kurang lebih sebanyak 800-1000 kalori per porsi.”

2. Kopi

5 Hal Yang Dilakukan Millennial Untuk Mengikuti Tren Ngopi (Apakah Lo Juga Begitu?)

Kopi salah satu minuman yang sehat untuk dikonsumsi saat sarapan. Tapi, perlu diingat kalau menu kopi yang sehat untuk sarapan adalah kopi hitam, karena kalorinya rendah.

Kalau kamu ingin menambahkan gula atau susu agar lebih nikmat, sebaiknya buat sendiri di rumah. Agar kamu mengetahui kandungan yang tepat saat meracik kopi. Apalagi kalau kamu sedang berdiet.

Jangan membeli kopi dari gerai coffee shop. Karena, kamu tidak mengetahui secara pasti jumlah kandungan gula, susu, bahkan krimer yang ditambahkan pada kopi. Jumlah kalori dan kandungan gulanya juga jauh lebih tinggi.

“Untuk minuman mocha (gelas besar) dari restoran cepat saji biasanya terdapat 600-800 kalori per saji. Jumlahnya hampir seperti asupan lemak jenuh yang direkomendasikan utnuk satu hari dan ada lebih dari 50 gram gula,” kata Hultin.

3. Salad Ayam Goreng

RESEP PILIHAN: Ayam Goreng Lapis Salad, Menu Akhir Pekan yang Patut Dicoba : Okezone Lifestyle

Salad adalah salah satu menu diet yang banyak dikonsumsi. Karena terbuat dari sayuran segar dan biasanya ditambahkan dressing nikmat. Tak hanya sayuran, ada juga salad yang ditabahkan potongan daging dada ayam untuk sumber proteinnya.

Kalau ingin menikmati salad, sebaiknya kamu jangan membeli salad ayam goreng. Karena, fungsi sehatnya akan hilang dan malah membuat berat badan tak kunjung turun.

Dikarenakan salad tersebut ditambahkan ayam goreng krispi yang proses menggorengnya memerlukan panas tinggi. Tak hanya itu, Hultin juga menjelaskan kalau biasanya salad ayam goreng juga dinikmati bersama dressing yang creamy membuat kalorinya lebih tinggi dari seporsi burger.

4. Pizza Topping Daging

Resep Pizza dari Sisa Daging BBQ, Cuma Butuh 4 Langkah Masak

Pizza adalah hidangan roti yang berasal dari Italia. Roti berbentuk lingkaran ini biasanya diberikan topping olahan daging, seperti daging cincang, sosis, hingga daging asap. Pelangkapnya seperti paprika, bawang bombai, hingga keju mozarella yang mulur gurih.

Saat sedang diet, sebaiknya kamu menghindari pizza terlebih dahulu. Karena, pizza salah satu makanan tinggi kalori. Bagaimana tidak kalau menggunakan topping daging dan keju yang melimpah.

5. Kentang Goreng

Terbongkar, Rahasia Resep Kentang Goreng McDonald's Halaman all - Kompas.com

Kentang sebenarnya bisa kamu jadikan alternatif pengganti nasi saat diet. Karena, umbi satu ini mengandungan karbohidrat yang tinggi. Biasanya, kentang rebus dan panggang yang dikonsumsi untuk diet.

Kentang rebus dan panggang juga lebih rendah kalori, karena proses memasaknya tidak menggunakan minyak. Berbeda dengan kentang goreng yang menggunakan banyak minyak goreng, sehingga kandungan lemaknya tinggi.

Saat diet, sebaiknya kamu menghindari kentang goreng atau french fries. Karena menurut Schapiro seorang ahli diet, kentang goreng mengandung karbohidrat, lemak, dan garam yang tinggi.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *