8 Fakta Unik Salah Satu Ikon Australia, Sydney Opera House

RAJAIDR Sydney Opera House (Gedung Opera Sydney) merupakan salah satu landmark di Australia, tepatnya di Kota Sydney. Banyak anggapan bahwa kamu belum ke Kota Sydney jika belum berfoto di depan bangunan ikonik tersebut.

Ciri khas yang paling terkenal dari bangunan tersebut adalah atapnya yang unik dan berbeda dari bangunan terkenal lainnya di dunia. Hebatnya, bangunan yang berfungsi sebagai tempat berbagai pertunjukan ini telah dinobatkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2007.

Keunikan Sydney Opera House pun tidak terlepas dari fakta-fakta unik yang menyertainya. Ingin tahu apa saja fakta-fakta unik tersebut? Yuk, simak list berikut!

1. Pernah diadakan kompetisi untuk mendesain Sydney Opera House tahun 1956

Bentuk Sydney Opera House saat ini merupakan hasil desain dari pemenang Opera House International Design Competition pada tahun 1956. Jorn Utzon, seorang arsitek asal Denmark, dinobatkan sebagai pemenang kompetisi tersebut. Ia pun diberi hadiah uang tunai sebesar 5.000 Poundsterling.

Tentu saja ia tidak memenangkan kompetisi tersebut dengan mudah. Awalnya, karyanya ditolak oleh ketiga juri pada kompetisi tersebut. Akan tetapi, juri keempat memilih karyanya sehingga ia pun keluar sebagai pemenang. Pada tahun 1959, Sydney Opera House mulai dibangun berdasarkan desainnya.

2. Secara keseluruhan, Sydney Opera House mempunyai 1.000 ruangan

Ternyata, Sydney Opera House mempunyai banyak ruangan di dalamnya, lho. Tak tanggung-tanggung, totalnya mencapai 1.000 ruangan! Masing-masing ruangan tersebut memiliki fungsi yang berbeda.

Akan tetapi, hanya ada tujuh ruangan yang berfungsi sebagai ruang pertunjukan. Ruangan pertunjukan terbesarnya dinamai dengan Concert Hall yang berkapasitas 2.679 kursi, sedangkan ruangan terkecilnya dinamai dengan Utzon Room  yang berkapasitas 210 kursi.

3. Desain atap Sydney Opera House menyerupai kulit jeruk

Jika kamu penasaran dengan kemiripan atap Sydney Opera House dengan suatu benda, jawabannya adalah kulit jeruk. Bentuk atapnya dibuat seperti kulit jeruk yang tercabik sehingga dianggap seperti cangkang. Jumlah atap dengan berbentuk cangkang tersebut adalah sebanyak 14 buah.

Ketika seluruh atapnya digabungkan, atap-atap tersebut akan membentuk sebuah bola. Atap-atap tersebut ditutupi dengan lebih dari satu juta ubin yang dibuat di Swedia. Fakta lainnya adalah bagian tertinggi dari atap gedung ini setinggi 67 meter di atas permukaan laut, sama dengan bangunan 22 lantai, lho!

4. Sydney Opera House dibuka untuk umum oleh Ratu Elizabeth II pada tahun 1973

Dikerjakan dari tahun 1959, Sydney Opera House selesai dibangun 14 tahun setelahnya, yaitu tahun 1973. Bangunan tersebut pun diresmikan oleh Ratu Elizabeth II pada tanggal 20 Oktober 1973.

5. Pertunjukan pertama di Sydney Opera House berlangsung pada tahun 1960

Walaupun Sydney Opera House masih dalam tahap pembangunan pada tahun 1960, pertunjukan tidak resmi masih bisa digelar, lho. Pertunjukan yang pertama kali digelar di gedung tersebut pada tahun yang sama adalah pertunjukan musik.

Seorang musisi asal Amerika Serikat, Paul Robeson, merupakan performer di pertunjukan tersebut. Ia menyanyikan lagu yang berjudul “Ol’ Man River” kepada para pekerja konstruksi saat waktu makan siang. Hebatnya lagi, ia memanjat perancah (scaffolding) bangunan tersebut untuk tampil dengan spektakuler.

6. Menjadi wahana untuk cabang olahraga triathlon pada Olimpiade tahun 2000 di Sydney

Sydney Opera House pernah menjadi wahana untuk Olimpiade tahun 2000 di Sydney. Wahana tersebut digunakan untuk cabang olahraga triathlon.

Dilansir situs Olimpiade Dunia, pemenang kategori pria dari cabang olahraga tersebut adalah Simon Whitfield yang berasal dari Kanada. Sebaliknya, pemenang kategori wanita adalah Brigitte McMahon yang berasal dari Swiss.

7. Arnold Schwarzenegger memenangkan kompetisi binaraga terakhir di Sydney Opera House

Kamu pasti tahu Arnold Schwarzenegger, salah satu aktor gaek asal Amerika Serikat. Ia pernah memenangkan kompetisi binaraga Mr. Olympia terakhirnya yang digelar di Sydney Opera House pada tahun 1980.

Namun, kemenangannya saat itu menimbulkan kontroversi. Sebab, ia awalnya tidak berniat berkompetisi pada kompetisi tersebut. Kemudian, ia memutuskan ikut berkompetisi pada menit-menit terakhir sebelum pertandingan dimulai sehingga beberapa kontestan lainnya keberatan, sebagaimana dilansir laman Body Building.

8. Air laut digunakan untuk menyejukkan seluruh bagian Sydney Opera House

Di balik kemegahan Sydney Opera House, ternyata bangunan tersebut menggunakan sistem penyejuk yang ramah lingkungan, lho! Sistem tersebut adalah sistem penyejuk berbasis air laut (seawater cooling system). Air laut dialirkan menuju bangunan menggunakan pipa sepanjang 35 kilometer.

Sistem penyejuk tersebut juga bisa mengatur suhu bangunan, baik menjadi lebih hangat maupun sejuk. Ketika ada pertunjukan Sydney Symphony Orchestra, suhu bangunan harus diatur sebesar 22,5 derajat Celsius supaya bunyi instrumen yang dimainkan tetap selaras.

Itulah beberapa fakta unik dari Sydney Opera House sebagai landmark di Australia.

 

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *