8 Manfaat Positif Berdiam Diri Baik untuk Kesehatan Fisik Serta Mental!

9 Alasan Menyendiri Baik untuk Jiwa - Ayo Bandung

RAJAIDR – Kebisingan sudah menjadi hal yang terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi yang tinggal di perkotaan. Sering dianggap sepele, padahal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Oleh karena itu, meluangkan waktu dalam ketenangan untuk diri sendiri amat penting. Tidak untuk kesehatan mental saja, melainkan untuk kesehatan fisik juga. Inilah beberapa manfaat berdiam diri dalam keheningan untuk kesehatan tubuh dan pikiran.

1. Mengurangi tekanan darah

Sering tak terdeteksi hingga menimbulkan komplikasi, hipertensi atau tekanan darah tinggi sering kali disebabkan karena kebisingan. Nah, manfaat pertama dari meluangkan waktu untuk berdiam diri adalah mengurangi tekanan darah.

Hal ini dibuktikan oleh sebuah studi gabungan di Italia dan Inggris yang dimuat di jurnal Heart tahun 2006. Melibatkan 24 partisipan, periode hening selama 2 menit setelah sesi mendengarkan musik yang intens dapat mengurangi detak jantung dan tekanan darah secara signifikan.

Tentu saja, riset lebih dalam diperlukan untuk memastikan manfaat dari berdiam dalam keheningan untuk tekanan darah dan kesehatan kardiovaskular. Namun, hasil pada penelitian 2006 ini amat menjanjikan.

2. Menambah konsentrasi dan fokus

Sering melihat peringatan tersebut? Saat ujian, bunyi bising sedikit saja bisa mengganggu konsentrasi, kan? Nah, salah satu manfaat dari keheningan adalah meningkatkan konsentrasi dan fokus.

Sebuah studi di Finlandia dalam jurnal Indoor Air tahun 2021 menguji anggapan ini terhadap 59 partisipan yang bekerja dalam hening, mendengarkan orang bicara, dan bising lainnya. Hasilnya, mereka yang bekerja dalam diam menunjukkan performa terbaik.

Dengan keheningan, kamu dapat berfokus pada pekerjaan tanpa harus mengurusi bising. Hasilnya, perhatian dan energimu terdistribusi dengan baik, sehingga pekerjaan bisa selesai secara efektif.

3. Mengurangi produksi kortisol

Musik yang terlalu keras atau tangisan bayi yang mengganggu bikin stres dan kepala mumet? Fenomena ini dapat menjadi bukti bahwa kebisingan sebenarnya memiliki dampak fisiologis.

Studi di Finlandia membuktikan hal ini. Selain konsentrasi terpecah, para partisipan yang mengerjakan tugas dalam kebisingan menunjukkan kadar hormon kortisol yang lebih tinggi. Ini karena akumulasi suara yang mengganggu memicu stres psikis dan produksi hormon kortisol berlebih.

4. Membuat pikiran lebih tenang

Pikiran yang keruh adalah salah satu gejala dari gangguan kecemasan. Sering kali, keheningan dianggap dapat memicu gangguan pikiran. Faktanya, berdiam diri dalam hening dapat menjadi kiat untuk menenangkan pikiran.

Dilansir Healthline, ketenangan membantu kita menahan diri dari mengeluarkan energi yang tak diperlukan. Oleh karena itu, ketenangan mental menjadi gerbang menuju kesadaran penuh yang bermanfaat untuk gangguan kecemasan. Waktu terasa lebih lambat dan kita menjadi lebih awas terhadap lingkungan serta diri sendiri.

5. Memicu perkembangan otak

Sebuah penelitian gabungan Jerman dan Amerika Serikat yang melibatkan subjek hewan dan dimuat dalam jurnal Brain Structure and Function tahun 2013 menemukan bahwa masa keheningan selama 2 jam dapat merangsang pertumbuhan sel baru pada daerah hipokampus, area otak yang berhubungan dengan memori dan emosi.

Membatasi paparan bising ternyata berdampak positif untuk otak. Berita buruknya, hasil penelitian ini berlaku untuk hewan, jadi belum tentu efeknya sama pada manusia. Namun, temuan tersebut bisa menjadi landasan penelitian keheningan terhadap perkembangan otak manusia.

6. Memicu kreativitas

Ada alasan kuat mengapa banyak orang mengerjakan magnum opus-nya dalam keheningan. Keheningan dapat menjernihkan pikiran, sehingga siap untuk memproduksi lebih banyak ide kreatif.

Di sisi lain, Scientific American melansir bahwa banyak ahli psikologi memuji khasiat mental downtime (istirahat mental) untuk kreativitas tinggi. Harvard Business Review juga menjelaskan bahwa mental downtime juga meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kemampuan problem solving.

7. Menanggulangi insomnia

Pertanyaan mudah, bisakah kamu tidur jika suasana sekitarmu bising? Kalau bunyi dengkuran saja amat mengganggu, bayangkan bising ekstrem.

Faktanya, sebagian besar manusia memang butuh lingkungan tenang tanpa bising untuk bisa tidur nyenyak. Menurut sebuah penelitian pada 2014 di Israel, “Environmental noise and sleep disturbances: A threat to health?”, tekanan bising dapat mengganggu tidur di tingkat yang sama seperti kondisi gangguan tidur parah, seperti insomnia.

Selain ketenangan di malam hari, melatih ketenangan pada pagi, siang, dan sore hari dapat membuat kualitas tidur lebih optimal. Ini karena keheningan dan periode tanpa bising merangsang pertumbuhan dan ketenangan otak. Hasilnya, kita jadi lebih santai.

8. Mendorong kewaspadaan diri

Saat meditasi, kamu butuh ketenangan agar menyatu dengan momen masa kini. Manfaat terakhir dari berdiam dalam keheningan adalah kamu dapat menikmati momen saat ini tanpa teralihkan bising.

Kamu pastinya merasakan dorongan kuat untuk mengisi atmosfer ruangan dengan sedikit bising. Dilansir Healthline, kamu disarankan untuk tetap memilih untuk berdiam dalam keheningan. Dengan begitu, pikiran bisa tetap berada di waktu masa kini, dan saraf parasimpatis tubuh aktif atau tubuh jadi bisa beristirahat juga.

Itulah beberapa manfaat dari berdiam diri dalam keheningan untuk kesehatan jasmani dan rohani. Jika bising di luar sudah tak tertahankan, jangan ragu untuk menyingkir sejenak. Dengan begitu, kamu bisa tetap sehat dan produktif.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *