Berikut 5 Kunci Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Apa itu Kepuasan Pelanggan? Bagaimana Cara Meningkatkannya? - Blog Sribu

RAJAIDR – Pelanggan merupakan salah satu elemen penting yang perlu dijaga dalam menjalankan bisnis. Seluruh bisnis, baik barang maupun jasa tidak bisa mengesampingkan pelanggan karena tanpa adanya mereka bisnis tidak akan mendapatkan cuan atau keuntungan.

Kehadiran pelanggan membuat bisnis kamu bisa bertahan dan berjalan dalam waktu lama. Untuk itu, kamu perlu terus menjaga kepuasan para pelanggan bisnismu sehingga mereka menjadi pelanggan yang loyal terhadap produkmu.

Kehadiran pelanggan juga bisa menjadi salah satu alat promosi secara tidak langsung bisnis yang kamu jalankan. Pengalaman dia dalam menggunakan produk yang kamu hasilkan dapat menjadi salah satu kunci menuju kesuksesan atau kegagalan.

Jika dia menyukai produkmu maka dia akan menceritakan hal-hal yang bagus terkait produk tersebut. Namun, sebaliknya jika dia tidak puas menggunakan produkmu maka dia akan menceritakan secara buruk produk buatanmu kepada setiap orang.

Oleh sebab itu, kamu perlu terus meningkatkan kepuasan pelangganmu. Ada beberapa hal yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Berikut ini lima cara meningkatkan kepuasan pelanggan yang dirangkum redaksi IDN Times dari berbagai sumber:

1. Menjaga kualitas produk

Seperti yang sudah diucapkan di atas, pelanggan bisa jadi sosok yang membawa bisnismu menuju kehancuran atau kesuksesan. Untuk itu, agar pelangganmu mampu membawa bisnismu ke jalur kesuksesan maka kamu perlu terus menjaga kualitas produk yang kamu hasilkan.

Pelanggan biasanya akan jauh lebih senang jika mendapatkan produk barang dan jasa yang sesuai keinginan mereka. Maka itu kamu perlu menjaga kualitas produk barang dan jasa secara konsisten.

Harga yang mahal atau murah tidak jadi masalah bagi pelanggan jika kamu dapat menyediakan produk dengan kualitas yang terjamin. Semakin bagus kualitas produk yang kamu buat maka semakin loyal pelangganmu.

2. Memberikan pelayanan yang ramah

Para pelanggan sangat menyukai staf atau para pekerja yang ramah dalam menawarkan produk jualannya. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memastikan bahwa bisnis yang kamu jalankan disajikan dengan baik oleh para stafmu.

Pelayanan ramah yang paling simpel adalah dengan memberikan senyuman. Kemudian jangan pernah bosan menjawab apa pun pertanyaan yang dilontarkan oleh pelanggan dan terakhir selalu meminta maaf dalam menghadapi komplain yang disampaikan pelanggan, meskipun kesalahan sebenarnya ada pada pelanggan tersebut.

3. Mendengarkan keluhan dan saran dari pelanggan

Dalam berbisnis, kamu juga perlu menjadi pendengar yang baik. Adapun yang harus didengarkan olehmu sebagai pemilik bisnis adalah keluhan dan saran dari pelanggan.

Segala keluhan maupun saran sebaiknya ditindaklanjuti oleh pemilik bisnis. Dengan menindaklanjuti keluhan dan saran dari para pelanggan, kamu sebagai pemilik bisnis jadi bisa mengetahui apa-apa saja yang perlu dibenahi pada produk-produkmu.

Pelanggan pun akan merasa didengarkan dengan baik-baik ketika kamu menindaklanjuti keluhan dan saran dari seluruh pelanggan tersebut.

4. Mendatangi langsung para pelanggan

Guna menciptakan hubungan yang baik dengan para pelanggan kamu perlu melakukan sebuah komunikasi yang baik dan hangat. Oleh karena itu, kamu perlu mengakrabkan diri dengan pelanggan, tetapi jangan terlalu terlihat sok akrab dan sok kenal.

Caranya adalah dengan mendatangi pelanggan secara profesional sambil bertanya apa saja yang mereka (pelanggan) butuhkan dan kamu berjanji untuk sigap dalam mewujudkan keinginan pelanggan.

5. Mengatakan ‘tidak’ jika memang tidak bisa mengabulkan keinginan pelanggan

Kamu tentu tahu peribahasa yang menyebutkan bahwa pelanggan adalah raja. Namun, para pemilik usaha seperti kamu tentu juga mengetahui bahwa tidak semua keinginan pelanggan bisa dipenuhi.

Jika kamu semisalnya tidak mampu menyediakan produk yang sesuai keinginan pelanggan maka sebaiknya kamu berkata jujur terhadap hal tersebut. Jangan pernah sekali-kali memberikan harapan palsu kepada pelangganmu.

Ketika kamu mengatakan ‘iya’ terhadap pelangganmu dan kamu tidak bisa memenuhinya maka sudah barang tentu mereka atau pelanggan merasa kecewa. Kejujuran yang kamu sampaikan setidaknya menjadi momen agar pelanggan melihat bahwa kamu adalah seorang pengusaha yang jujur.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *