Bisa Bikin Panjang Umur Dengan Konsumsi Teh Hijau atau Kopi Setiap Hari

RAJAIDR – Selain khasiat kafein, minum teh hijau atau kopi terbukti secara ilmiah dapat menurunkan risiko kematian. Begini hasil penelitiannya.

Teh dan kopi selain memiliki kandungan kafein yang tinggi ternyata juga memiliki kandungan antioksidan yang baik untuk kesehatan, secara khusus teh hijau.

Teh hijau bahkan memiliki kandungan antioksidan yang paling tinggi dibandingkan jenis teh lainnya. Teh hijau juga mengandung katekin atau senyawa yang terbukti dapat mencegah dan menurunkan risiko kanker.

Baru-baru ini, sebuah penelitian dilakukan untuk melihat fungsi antioksidan pada teh dan kopi. Hasilnya mengatakan bahwa keduanya dapat mencegah kematian dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Dilansir melalui Daily Mail UK (4/1) berikut ini penjelasan para ilmuwan berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan.

Para peneliti dari Osaka University di Suita, Jepang telah menganalisis data dari lebih dari 46.000 partisipan. Semua partisipan yang dilibatkan berada pada rentang usia 40 hingga 79 tahun.

Para partisipan dalam penelitian diminta untuk mengisi kuesioner tentang gaya hidup, riwayat medis, serta pola makan termasuk konsumsi teh dan kopi. Data yang didapatkan tersebut kemudian diperhatikan dan dianalisis selama 20 tahun.

Hasilnya cukup mengejutkan. Para penyintas stroke yang mengonsumsi setidaknya 7 cangkir teh hijau per hari memiliki peluang 62% kematian yang lebih rendah. Hasil tersebut ditemukan melalui perbandingan dengan orang-orang yang jarang konsumsi teh hijau.

Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa orang-orang yang minum setidaknya 1 cangkir kopi per hari memiliki risiko kematian 22% lebih rendah akibat stroke. Perbandingan ini jug didapatkan dengan membandingkan hasil analisa terhadap mereka yang mengonsumsi minuman non-kopi.

Penelitian observasional ini merupakan penelitian lanjutan dari upaya menemukan efek teh hijau dan kopi terhadap penyakit kardiovaskular sebelumnya. Saat ini, para peneliti sedang mengupayakan untuk menemukan efek konsumsi teh hijau dan kopi setelah partisipan sembuh dari stroke atau serangan jantung.

“Ada kebutuhan yang kuat untuk bukti ilmiah tentang gaya hidup di antara para penyintas stroke dan serangan jantung. Hal ini menjadi sangat penting mengingat populasi yang menua dengan cepat dan kebutuhan untuk meningkatkan harapan hidup setelah peristiwa kardiovaskular ini,” kata Hiroyasu Iso.

Melalui Studi Kohort Kolaboratif Jepang, penelitian ini bertujuan untuk membantu lebih dari 46.000 partisipan baik dengan riwayat stroke, serangan jantung atau mereka yang tidak memiliki kedua riwayat medis.

Hasil penelitian setelah 20 tahun juga dilihat dengan tambahan informasi apakah pada tahun 2019 ada partisipan yang telah meninggal atau belum.

“Perbedaan penting yang harus diperhatikan adalah bahwa dalam budaya Jepang, teh hijau umumnya disajikan hanya dengan air dan tanpa gula,” kata Iso.

Jika ingin mendapatkan manfaat dari kedua minuman tersebut, hindari penyajian dengan tambahan susu atau gula. Tetapi penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan untuk memahami secara rinci tentang efek teh hijau dan kopi.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *