Klub Liga Inggris Gigit Jari Tidak Bisa Meraih Penghasilan Dari Tiket Penonton

RAJAIDR – Setidaknya hingga enam bulan kedepan, Klub Liga Inggris belum bisa meraih penghasilan dari tiket penonton. Ini terjadi setelah pemerintah Inggris menghentikan rencana penonton hadir di Liga Inggris mulai 1 Oktober nanti. Ini disebabkan ketakutan gelombang kedua pandemi Covid-19.

Pengumuman ini disampaikan Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson di senat Inggris pada Selasa waktu setempat. Selain Liga Inggris, dia juga mengumumkan beberapa pembatasan utamanya terkait kerumunan.Co

“Kita harus paham kalau penyebaran virus Covid-19  ini sudah memengaruhi kemampuan kita untuk membuka kembali tempat bisnis, pameran dan kegiatan olahraga,” ujar Boris seperti dikutip Sky Sports.

“Jadi kami tak bisa izinkan itu pada 1 Oktober nanti. Dan saya tahu efek dari hal ini kepada klub Liga Inggris yang jadi hidup dan jiwa masyarakat kita.”

Boris memprediksi penundaan ini mungkin berlaku enam bulan. Meski dikatakannya, pemerintah terus bergerak cepat mencari vaksin.

“Kami tak ingin membuang waktu dalam menciptakan vaksin. Selama itu belum ada, apa yang saya umumkan akan tetap berlaku hingga mungkin enam bulan,” ujarnya.

“Untuk saat ini, virus itu fakta di kehidupan kita. Saya harus bilang ke Senat dan negeri ini kalau perlawanan kita terus berlanjut.”

Keputusan pemerintah Inggris ini memukul pelaku olahraga, utamanya yang penghasilannya dari event ke event. Bahkan 100 badan olahraga sudah minta bantuan dana untuk mengganti penghasilan yang hilang.

“Paket bantuan harus terdiri dari investasi, insentif pajak dan perubahan regulasi. Covid-19 sudah menghancurkan pemasukan komersial,” bunyi pernyataan mereka

.

 

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *