Pekanbaru Kembali Menjadi Zona Merah, Sekolah Tatap Muka Terpaksa Disetop Lagi

RAJAIDR – Pemko Pekanbaru menyetop sekolah tatap muka terbatas yang sudah digelar sejak awal pekan ini. Alasannya, Pekanbaru kembali menjadi zona merah penyebaran Corona.

“Iya proses belajar mengajar tatap muka yang terbatas tersebut, kini sudah dihentikan. Ini karena kondisi Pekanbaru yang sebelumnya pada zona warna oranye kini kembali pada zona merah. Kondisi tersebut, membuat kita harus menghentikan kembali proses belajar tatap muka terbatas,” kata Humas Pemkot Pekanbaru, Irba Sulaiman, kepada wartawan, Kamis (19/11/2020).

Irba mengatakan kegiatan belajar tatap muka dilakukan terbatas. Satu siswa hanya diberikan waktu belajar tatap muka selama 3 jam sekali dalam sepekan.

“Untuk sementara dihentikan kembali proses belajar tatap muka walau jumlahnya terbatas. Kita akan lihat perkembangannya seminggu ke depan lagi. Bagaimana kondisi penyebaran COVID-19 ini. Saat ini kita kembali ke zona merah,” kata Irba.

Dari 12 kecamatan di Pekanbaru, Irba menyebut ada 8 kecamatan yang menjadi zona merah. Ibu Kota Riau itu kini menjadi zona merah sehingga Pemko memutuskan sekolah tatap muka dihentikan.

“Ya mungkin kita akan memberlakukan tatap muka ini pada zona-zona per kecamatan. Jadi nanti akan kita lihat per kecamatan , mana yang zona kuning dan hijau boleh dilakukan tatap muka. Tapi, semuanya akan melihat perkembangan di lapangan dan selalu berkoordinasi dengan Satgas COVID-19,” kata Irba.

Sekolah tatap muka terbatas ini mulai digelar di SMP Negeri di Pekanbaru pada Senin (16/11). Belajar tatap muka ini pun berlangsung selama dua hari hingga Selasa (17/11).

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *