5 Alasan Mengapa Alpukat Wajib Ada dalam Menu Makanmu!

5 Ide Hidangan dari Alpukat yang Belum Matang. Biar Nggak Mubazir Apalagi  Langsung Dibuang

RAJAIDR – Siapa yang tak tahu alpukat? Buah dengan rasa gurih ini dikonsumsi secara luas di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Buah yang tumbuh di iklim hangat ini kerap dijadikan topping untuk salad, campuran smoothie, isian roti lapis, dan masih banyak lagi.

Tak cuma nikmat, alpukat juga merupakan buat sehat yang padat nutrisi. Nah, nutrisi yang dikandungnya tersebut adalah alasan untuk kamu rutin mengonsumsinya dalam pola makan harian, karena inilah berbagai manfaat yang ditawarkannya. Check this out!

1. Mendukung tubuh menyerap nutrisi

Kemampuan tubuh manusia dalam menyerap nutrisi dalam makanan nabati akan lebih optimal jika kamu mengonsumsi buah dengan kandungan lemak tinggi seperti alpukat.

Vitamin A, D, E, K, dan antioksidan karotenoid termasuk nutrisi yang larut dalam lemak. Karena itu, ketika tubuh mengonsumsi alpukat, kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi tersebut lebih baik.

Satu studi memperlihatkan jika menambahkan alpukat atau minyak alpukat ke dalam salad, tubuh dapat menyerap antioksidan 2,6 hingga 15 kali lebih banyak, menurut laporan dalam Journal of Nutrition tahun 2005.

Bisa dibilang, alpukat bukan hanya bergizi tinggi, tetapi juga dapat meningkatkan nilai gizi makanan nabati lain ketika dimakan. Keren, kan?

2. Meredakan gejala osteoartritis

Beberapa makanan nabati, termasuk alpukat dan kedelai, mengandung saponin. Zat ini mempunyai efek meredakan gejala osteoartritis pinggul dan lutut.

Menurut keterangan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), osteoartritis adalah bentuk paling umum dari artritis atau radang sendiri. Kondisi ini sering kali muncul di tangan, paha, dan lutut.

Pada osteoartritis, tulang rawan dalam sendi mulai rusak dan tulang di bawahnya mulai berubah. Perubahan ini biasanya berkembang perlahan dan memburuk seiring waktu. Penderitanya dapat mengalami nyeri, kekakuan, dan pembengkakan. Dalam beberapa kasus juga bisa menyebabkan penurunan fungsi dan kecacatan, membuat beberapa orang tidak lagi mampu melakukan tugas atau pekerjaan sehari-hari.

3. Mengurangi risiko kanker

Meskipun masih memerlukan penelitian lebih lanjut, tetapi ada bukti terbatas bahwa alpukat memiliki potensi untuk pencegahan dan pengobatan kanker.

Studi dalam Journal of Experimental Therapeutics and Oncology tahun 2011 memperlihatkan bahwa fitokimia dalam alpukat secara efektif dapat menghentikan siklus sel kanker dan menghambat pertumbuhannya. Bahkan, fitokimia yang diekstraksi dengan 50 persen metanol dari alpukat juga mampu mengurangi efek samping kemoterapi pada limfosit.

4. Mengurangi risiko depresi

Alpukat adalah sumber folat yang baik. Beberapa penelitian juga menemukan hubungan antara kadar folat rendah dan depresi.

Folat membantu mencegah penumpukan homosistein, zat yang dapat mengganggu sirkulasi dan pengiriman nutrisi ke otak. Sebuah tinjauan ilmiah dalam jurnal Congenital Anomalies tahun 2017 telah menghubungkan kelebihan homosistein dengan disfungsi kognitif, depresi, serta produksi serotonin, dopamin, dan norepinefrin, yang mengatur suasana hati, tidur, dan nafsu makan.

5. Memberikan perlindungan dari penyakit kronis

Kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat dapat mencegah kondisi kronis, misalnya penyakit kardiovaskular.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients tahun 2018 menemukan kalau asupan serat yang memadai mungkin dapat mengurangi risiko stroke, hipertensi, diabetes, obesitas, dan beberapa penyakit gastrointestinal. Nah, alpukat juga kaya akan serat, lo!

Asupan serat yang tepat juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterol, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung penurunan berat badan pada orang-orang dengan obesitas, dilansir Medical News Today.

Alpukat memang sehat, tetapi tetap bijaklah dalam mengonsumsinya, jangan berlebihan. Sebagai contoh, karena buah ini tinggi lemak, konsumsinya yang terlalu banyak malah mungkin bisa bikin berat badan naik.

Selain itu, adanya kandungan vitamin K dalam alpukat mungkin dapat memengaruhi kerja obat pengencer darah untuk orang-orang yang sedang mengonsumsinya.

Untuk mendapat manfaat yang lebih optimal, masukkan alpukat dan rangkaian pola makan sehat bergizi seimbang dan jangan lupa untuk rutin olahraga, tidur cukup, serta mampu mengelola stres dengan baik, ya!

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *