Jangan Tertipu Oleh 7 Jenis Kucing Bertampang Imut dan Menggemaskan Ini!

Tiny sleepy black footed cat: aww

RAJAIDR – Penampilan yang imut serta tingkahnya yang lucu membuat kucing menjadi salah hewan peliharaan favorit. Melihat tampang mereka yang berbulu lebat dan seolah tanpa dosa, kamu pasti gak tahan ingin memeluk dan mengajaknya bermain.

Namun, ada pula jenis kucing yang di luarnya tampak menggemaskan namun ternyata berbahaya karena insting liarnya. Bahkan, ada yang bisa membunuh manusia dewasa, lho!

7. Chausie

Chausie | International Cat Care

Tinggi, berotot, dan ramping. Itulah Chausie. Ras kucing ini berasal dari Mesir dan dihasilkan dari persilangan antara kucing hutan dengan Abyssinian. Walaupun sudah didomestifikasi, Chausie masih memiliki insting liar yang kuat.

Kamu harus memberi mereka makanan berupa ayam mentah. Penting pula untuk menyediakan ruang terbuka yang besar karena mereka suka berlari dan memanjat. Walaupun begitu, Chausie adalah kucing yang loyal dan suka mengajakmu bermain.

6. Canadian lynx

Creature Feature: Canada Lynx | Natural Resources Council of Maine

Kucing yang satu ini punya tubuh yang sedikit berbeda dari kucing biasa. Mereka cukup besar, punya kaki yang panjang dan berotot, serta telinga yang runcing di bagian ujungnya. Canadian lynx juga memiliki bulu yang sangat lebat karena habitat meraka yang berada di tempat dingin dan bersalju.

Kucing yang satu ini cenderung pendiam dan pemalu. Mereka hanya keluar di malam hari saat tidak banyak hewan lain yang berkeliaran. Walaupun begitu, jangan remehkan kemampuan berburunya.

Mereka memang bukanlah hewan yang cepat. Akan tetapi, Canadian lynx bisa memangsa hewan yang jauh lebih besar darinya seperti karibu.

5. Serval

Cute Serval | One year old female serval (Leptailurus serval… | Flickr

Sering menjadi peliharaan eksotis, serval memang memiliki penampilan yang anggun nan cantik. Kucing ini adalah induk Savannah yang masih benar-benar liar. Pemilik serval harus memberinya makanan berupa tikus, burung, dan hewan-hewan kecil lainnya karena mereka biasa berburu.

Mereka sering kali disebut mirip dengan cheetah karena corak, tubuh, dan kecepatannya yang serupa. Serval tidak akan menyerang manusia tanpa alasan. Namun jangan kaget jika mereka menjadi agresif ketika merasa terancam dan terganggu.

4. Caracal

Caracal Animal Profile

Caracal adalah kucing yang mirip dengan serval. Ciri fisik yang khas darinya adalah bulunya yang berwarna oranye serta telinga runcing dengan bulu hitam di atasnya. Kucing ini berhabitat asli di Afrika, Timur Tengah, dan Asia Tengah.

Kakinya yang kuat dapat bergerak dengan cepat saat mengejar mangsa. Caracal juga bisa melompat hingga ke ketinggian 1,8 meter. Walaupun begitu, kini banyak orang yang memeliharanya sebagai peliharaan eksotis.

Namun perlu diingat bahwa tidak sembarang orang bisa memeliharanya. Kamu harus berpengalaman, memiliki ruang terbuka yang luas, serta jauh dari anak-anak. Sebab kucing ini bisa agresif ketika terganggu.

3. Pallas’s cat

Pallas's Cats

Pallas’s cat atau Otocolobus manul terlihat imut dengan kepala dan telinganya yang bulat. Kucing asal Asia Tengah ini juga memiliki bulu yang sangat lebat. Ciri khas lain yang dimiliki Pallas’s cat adalah pupilnya yang bulat, tak seperti kucing lain yang lonjong dan tajam.

Sayangnya, Pallas’s cat bukanlah hewan sosial. Mereka lebih sering menyendiri di habitatnya dan sangatlah teritorial.

Mereka tidak suka jika ada makhluk lain yang memasuki wilayahnya, apalagi menyentuhnya. Selain itu, Pallas’s cat juga termasuk hewan yang langka sehingga tidak ada orang yang berani mengusiknya di alam liar.

2. Bobcat

Trophy hunters have slaughtered nearly 1,400 bobcats in Illinois since  2015. A new bill would stop the carnage. · A Humane World

Bobcat dikenal dengan penampilannya yang khas, yaitu memiliki bulu tebal di kanan dan kiri dagunya. Sekilas ia tampak seperti lynx, tetapi nyatanya kedua kucing itu hidup di habitat yang berbeda. Jika lynx tinggal di dataran tinggi yang dingin, Bobcat lebih banyak ditemukan di area hutan dan rawa-rawa.

Ukuran tubuhnya dua kali lipat kucing domestik. Mereka juga memiliki taring dan kuku yang tajam serta kaki yang kuat. Meskipun sering kali diam dan pasif, Bobcat bukanlah kucing yang aman untuk dipelihara. Sebab mereka memiliki kemampuan untuk membunuh manusia dewasa.

1. Black-footed cat

Why scientists use radio collars to study cats | Blog | Nature | PBS

 

Kucing paling berbahaya di dunia bukanlah leopard, cheetah, ataupun harimau. Ia adalah kucing imut dengan tubuh mungil, yaitu black-footed cat atau yang bernama latin Felis nigripes. Berhabitat di Afrika, kucing yang satu ini punya wajah bulat, kaki pendek, dengan corak tubuh berwarna hitam dan cokelat.

Walaupun terlihat sangat menggemaskan, kucing ini ternyata berbahaya, lho. Menurut film dokumenter dari PBS Nature, mereka bisa membunuh 10 hingga 14 mangsa hanya dalam semalam. Mulai dari tikus, mamalia kecil, hingga burung.

Mereka adalah pembunuh yang efisien, 60 persen dari proses berburunya dipastikan berhasil. Ini tiga kali lipat lebih hebat daripada singa yang tingkat keberhasilannya hanya 20 persen. Itulah kenapa black-footed cat dijuluki sebagai kucing kecil paling berbahaya di dunia.

Meski tampangnya lucu dan menggemaskan, para kucing ini dikenal berbahaya karena kemampuannya berburu mangsa. Jangan sembarangan mendekatinya, ya!

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *