Mending Putus! Jika 5 Tanda Ini Muncul di Sebuah Hubungan

Gini Caranya Pacaran Romantis di Bulan Puasa Tanpa Takut Dosa - Lifestyle  Fimela.com

RAJAIDR – Gak selamanya jadian bisa dijadikan patokan bahwa kamu dan pasangan benar-benar mencintai. Bisa saja keputusan untuk menjalin hubungan itu dibuat karena perasaan gak enak, tak ingin hubungan persahabatan jadi rusak, atau karena kondisi lain.

Paling parah saat kamu memutuskan pacaran hanya karena merasa semua teman lainnya sudah punya pasangan tapi kamu belum. Jadi, diiyakan saja, deh, yang ada. Tentu keterpaksaan itu gak akan baik bagi berlangsungnya hubungan kamu. Yang saling mencintai saja sering ada masalah, apalagi kalau hubungan terjalin akibat suatu keterpaksaan.

Berikut ini ada beberapa tanda kalau kamu sebenarnya gak sepenuhnya jatuh hati ke pasangan. Coba dicek, ya! Semoga bukan kamu, sih.

1. Ucapan cinta yang terasa hambar

Ketika kamu benar-benar mencintai pasangan, kata cinta gak akan sulit kamu ucapkan. Karena dasarnya, cinta itu tumbuh dari dalam hati. Ketika mengucapkannya pun ada perasaan yang berbeda. Jantungmu dibuat berdegup kencang karenanya.

Berbeda kalau motifmu jadian karena sebab selain cinta. Meski di mulut mengucapkan, tapi hati gak bisa dikibuli. Makanya, gak ada perasaan istimewa melainkan rasa hambar!

2. Jarang memikirkan pasangan

Orang yang sedang dimabuk cinta seringkali tanpa sadar selalu menyebut nama pasangan dalam setiap percakapan. Hal itu disebabkan karena dalam pikiranmu selalu ada dia.

Gak hanya itu, kalau kamu beneran cinta, setiap ada hal menarik langsung terpikir untuk bercerita pada pasangan. Pokoknya selalu ada dia dalam benakmu.

Berbeda jika kamu gak sungguh-sungguh jatuh hati. Kamu bisa cuek aja seharian tanpa sama sekali memikirkannya.

3. Malas berdebat

Kesungguhan perasaan cinta bisa terlihat dari effort yang kamu berikan selama menjalin hubungan. Salah satunya adalah cara menyikapi ketika ada permasalahan.

Bila kamu sungguh-sungguh cinta pada pasangan, pasti akan berusaha dengan segenap upaya untuk menyelesaikan problem yang ada. Sebaliknya, sikap sama sekali gak mau berdebat saat terjadi perbedaan pendapat atau kesalahpahaman bisa jadi sinyal bahwa kamu memang gak benar-benar niat di hubungan ini. Dasarnya, kamu gak serius mencintai pasanganmu.

4. Lebih fokus pada kekurangan pasangan dibanding kelebihan

Dalamnya perasaan cinta bisa berkorelasi terhadap toleransi yang kamu berikan pada pasangan. Semakin kamu cinta, semakin besar pula tingkat toleransi yang kamu punya terhadap kekurangan pasangan.

Tentu saja ketika dalam hatimu gak benar-benar mencintai, kamu jadi kurang sabar terhadap sikap pasangan yang kamu nilai minus. Selain itu, cara pandangmu pun berbeda dengan pasangan yang serius mencintai. Yang kamu lihat selalu sisi kurangnya saja. Padahal, dari kacamata orang luar yang bisa menilai dengan lebih objektif, pasanganmu itu kelebihannya banyak!

5. Gak bisa bersikap terbuka pada pasangan

Ciri dari hubungan yang sehat adalah adanya keterbukaan. Sekalipun ada rahasia atau hal-hal yang gak bisa kamu ungkapkan pada pasangan, kamu mampu menjelaskannya dengan jujur bahwa kamu gak bisa menceritakan padanya tentang itu.

Kamu boleh saja bilang cinta, tapi, kalau dalam hati berkata lain sebab kamu gak benar-benar jatuh hati padanya, akan tampak dari caramu berusaha menutup diri. Setiap kali menyinggung hal-hal personal kamu memilih mengalihkan pembicaraan.

Bila tanda-tanda tadi kamu alami, sebaiknya jujur pada diri sendiri bahwa kamu gak sepenuhnya jatuh hati padanya. Lebih baik hubunganmu diakhiri saja daripada kemudian menyakiti kedua pihak.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *