Terowongan Kuno di Klaten Ternyata Dibangun Diera Belanda untuk Kepentingan Ini!

RAJAIDR – Pemkab Klaten Jawa Tengah meninjau terowongan kuno yang ditemukan warga di Dusun Samber, Desa Sabrang Lor, Kecamatan Trucuk. Apa hasilnya?

“Terowongan itu saluran air yang sudah tidak digunakan lagi. Dibangun tahun 1930 untuk pengairan,” ungkap Analis Cagar Budaya dan Museum Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten, Avi Elsatyawira, Sabtu (4/9/2021).

Menurut Avi, setelah ada informasi temuan tersebut Dinas mengecek ke lokasi. Selain terowongan, tim juga menemukan bekas pagar tembok.

“Sedang yang di pinggir jalan itu pagar dan di atasnya saluran air juga. Tapi sudah tidak berfungsi dibangun tahun 1967,” papar Avi.

Avi menjelaskan setelah mengecek lokasi, pihaknya kini sedang menyusun rekomendasi. Beberapa rekomendasi itu juga berkaitan dengan keamanan struktur bangunan jalan di sekitarnya.

“Sementara rekomendasi umum tentang keamanan jalan yang perlu perhatian. Sedangkan rekomendasi teknis kami baru mempelajari dan menganalisis apakah bangunan tersebut masuk cagar budaya,” sambung Avi.

Pamong Budaya Madya BPCB Jateng Deni Wahju Hidajat, juga menyebut terowongan itu saluran air karena dilihat dari lokasi penemuannya ada di daerah pertanian.

“Sekilas itu saluran irigasi. Karena daerah Trucuk itu termasuk daerah pertanian tembakau atau tebu. Belanda biasanya membangun infrastruktur yang mendukung produktifitasnya,” ungkap Deni pada detikcom.

BPCB, sambung Deni, juga akan segera mengecek ke lokasi. Dia juga mengungkap sebelumnya ada penemuan terowongan kuno juga ditemukan di Desa Cokro, Klaten.

By naruto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *